Acara pembukaan dilaksanakan
pada Ahad, 23 November 2025, mulai pukul 08.00 WITA di Masjid K.H. Ahmad Dahlan
UNIM Bone dan dihadiri oleh ratusan peserta.
Wakil Rektor IV UNIM Bone, Tansini,
S.Pd., M.M., yang memprakarsai program ini, membuka kegiatan dengan
menyampaikan petunjuk dan arahannya. Beliau menekankan keutamaan Al-Qur'an
sebagai pedoman hidup dan pentingnya mahasiswa berpartisipasi aktif dalam
kegiatan ini.
"Kami ingin mahasiswa UNIM
Bone tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki bekal spiritual.
Keikutsertaan dalam mentoring ini adalah upaya kita bersama untuk mendekatkan
diri pada Al-Qur'an," ujar Bapak Tansini.
Dalam konteks akademik, Bapak
Tansini menjelaskan bahwa program mentoring ini memiliki bobot penting. Ketuntasan
dalam Mentoring Al-Qur'an ditetapkan sebagai prasyarat utama bagi mahasiswa
untuk dapat mengambil mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) pada
semester berikutnya.
"Bagi mahasiswa yang
namanya telah tercatat, ikuti program ini dengan sungguh-sungguh. Ini adalah
kunci agar Anda dapat memenuhi prasyarat akademik dan melanjutkan studi di mata
kuliah AIK semester depan," tegasnya.
Program mentoring ini secara
struktural berada di bawah koordinasi Bidang AIK dan melibatkan mentor-mentor
pilihan. Mentor yang bertugas adalah alumni dan kader Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyan (IMM) yang memiliki kompetensi. Mereka telah melalui tahapan
pembekalan khusus untuk memastikan kualitas bimbingan dalam aspek tahsin
(perbaikan bacaan) dan pemahaman dasar Al-Qur’an.
Setelah sesi orientasi, para
peserta mengikuti Technical Meeting untuk membahas detail teknis
pelaksanaan, penjadwalan kelompok, dan standar capaian yang harus dipenuhi.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Bidang AIK UNIM Bone dalam menciptakan
lingkungan akademis yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
Tulis Komentar